Biasanyauntuk melihatnya yaitu ketika temperatur diatas 1/2 maka secara otomotis kipas radiator kan menyala . Tapi sayangnya pada vixion series tidak memiliki temperatur bar yang analog sehingga kesulitan tapi pada new vixion dibekali dengan lampu indikator pada speedometernya.Jika mesin motor yamaha new vixion panas , indikator pada MelihatCara Kerja Kipas Radiator Pada Mobil. Untuk menjaga suhu mesin agar tidak panas, dibutuhkan sebuah sistem bernama sistem pendingin (Cooling System). Sistem ini bekerja memanfaatkan air untuk mendinginkan komponen - komponen mesin. Tapi, suhu air tersebut juga akan meningkat seiring makin lamanya mesin hidup. Bacajuga: Fungsi Radiator Mobil dan Cara Kerjanya Untuk Mobil. Penyebab Kipas Radiator Nyala Terus. Total ada empat penyebab kipas radiator nyala terus, yaitu: 1. Kerusakan Water Temperature Sensor. Penyebab pertama kipas radiator mobil nyala terus adalah kerusakan Water Temperature Sensor (WTS). Penyebabpertama kipas radiator mobil nyala terus adalah kerusakan Water Temperature Sensor (WTS). ECU menilai sinyal ini sebagai penanda bahwa suhu air pendingin menjadi panas. Akhirnya ECU langsung mengaktifkan kipas radiator mobil sehingga terus berputar. 20 Jan 2022. FAQ Terkait. Apakah kipas radiator motor selalu berputar? Kipas GridOtocom-Kipas pendingin radiator ada dua macam, yakni kipas konvensional dan kipas elektrik.. Kipas konvensional masih mengandalkan penggerak drive belt atau fan belt. "Sedangkan kipas elektrik, kipas ini tidak berhubungan dengan putaran mesin melainkan terjadi ketika suhu air radiator mulai panas," ujar Edo dari CPM Motor yang bermarkas di Ciganjur, Jakarta Selatan. JadiIni Penyebabnya - Dalam hal ini pastinya pernah mengalami kenapa kipas radiator nyala terus,,, gejala ini sebenarnya tidak kenal sama motor tua, yang paling baru bahkan pada semua kendaraan yang menggunakan radiator. Kipas radiator nyala berarti mesinnya kepanasan tapi pendingin kurang, tapi kalau panasnya telalu cepat kan aneh. . Kita tahu mobil-mobil sekarang sudah menggunakan kipas radiator elektrik yang hidup dalam waktu tertentu saja, hal ini berbeda dengan mobil-mobil terdahulu yang kipasnya otomatis berputar saat mesin menyala. Hal itu ternyata bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kinerja mesin, karena mesin dapat bekerja secara optimal bukan pada suhu rendah melainkan pada suhu kerjanya. Suhu kerja mesin berkisar antara 70 sampai 90 derajat celsius. Secara simpelnya, kipas radiator yang kadang hidup kadang mati dimaksudkan untuk menjaga agar suhu mesin tetap pada suhu kerjanya. Tapi bukan hanya itu, karena nyatanya saat AC dinyalakan pun kipas langsung hidup meski suhu mesin masih dingin. Jadi secara garis besar, kipas radiator akan menyala saat menemukan dua kondisi yaitu saat suhu mesin panas, dan saat AC dinyalakan. Lalu mengapa kipas radiator hanya menyala saat kondisi seperti itu ? simak penjelasannya dibawah. 1. Saat suhu mesin melebihi suhu kerja Mungkin anda sudah mengetahui bahwa sekarang mobil sudah dikontrol oleh teknologi berbasis komputer, benar sekali seperti komputer ada tiga bagian yakni input, pengontrol dan output. Komponen yang masuk kedalam input adalah sensor termasuk sensor yang mendeteksi suhu air pendingin engine coolant temperature sensor. Komponen pengontrol adalah ECU engine control unit atau processornya mobil, sementara yang masuk kedalam komponen output adalah semua jenis aktuator seperti injektor, coil dan kipas radiator. Seperti yang saya katakan diatas, kipas radiator akan menyala saat suhu mesin panas. Lalu bagaimana cara mengetahui suhu mesin panas ? itu adalah tugas ECT engine coolant temperature sensor. Mekanismenya, ECT yang merupakan sensor berjenis thermometer diletakan pada aliran air pendingin pada selang output mesin. Sensor berjenis thermometer ini sensitif terhadap panas, sehingga reaksi sensor akan dipengaruhi suhu dari apa yang diukur. Data dari sensor akan dikirim ke ECU, pada ECU data akan diterjemahkan untuk memperkirakan suhu mesin. Apabila suhu mesin sudah melebihi 90 derajat celcius, maka ECU akan mengaktifkan kipas radiator dengan kecepatan rendah, saat suhu mesin berhasil diturunkan ke level 80 derajat celcius maka ECU kembali menonaktifkan kipas. Namun saat suhunya tidak turun bahkan bertambah, ECU akan mempercepat putaran kipas radiator. Oleh sebab itulah anda biasanya mendengar dengungan kipas yang berbeda, kadang bunyi dengungan kipas terdengar lirih kadang juga cukup kencang. Tujuan mekanisme ini adalah untuk menjaga supaya suhu mesin tetap terjaga pada suhu 80 – 90 derajat yang merupakan suhu paling optimal untuk mendapatkan kinerja mesin yang efisien. Efisien berarti ada keseimbangan antara tenaga yang dihasilkan dan pemakaian bahan bakar yang ekonomis. Apabila suhu mesin lebih rendah, maka bahan bakar cenderung mengembun dan sulit untuk menyatu dengan udara sehingga efeknya lebih boros, sementara suhu yang lebih tinggi dari suhu kerja bisa menyebabkan mesin overheat. 2. Saat AC mobil dalam posisi ON Hal kedua yang menyebabkan kipas radiator berputar adalah karena AC mobil. Mungkin orang awam masih bingun, apa hubunganya kipas radiator dengan AC mobil ? bukannya keduanya berbeda seksor, yang satu permesinan mobil dan satunya sistem sirkulasi kabin. Mungkin anda sudah tahu kalau sistem AC itu memiliki komponen kondensor yang berfungsi mendinginkan refrigerant atau freon. Ternyata kondensor ini terletak didepan radiator, dengan kata lain selain untuk mendinginkan radiator kipas radiator juga berfungsi untuk mendinginkan freon didalam kondensor. Oleh sebab itu ketika kipas nyala saat AC hidup, kipas sebenarnya bukan sedang mendinginkan radiator melainkan sedang mendinginkan kondensor. Tapi meski AC mobil dinyalakan, bukan berarti kipas terus berputar selama AC dalam posisi ON. Kipas radiator juga berputar kadang-kadang saja, hal itu sama saja seperti radiator yang didinginkan saat suhunya melebihi 90 derajat. Kondensor juga didinginkan sesuai dengan suhu AC yang diinginkan pengemudi. Apabila pengmudi menyeting suhu sedang maka kipas hanya hidup jarang-jarang dengan kecepatan relatif rendah. Namun kalau pengemudi menyeting suhu AC yang rendah, maka kipas akan berputar lebih lama dengan kecepatan lebih tinggi. Mekanismenya juga melibatkan sensor, pengontrol dan ouput seperti halnya pada radiator. Namun dalam hal ini, sensor yang dipakai adalah refrigerant pressure sensor sensor yang mendeteksi tekanan freon AC dan sensor suhu udara AC. Apa yang terjadi ketika AC mobil berputar terus ? Itu tandanya ada masalah, tapi masalah tersebut bukan hanya terletak pada sisi elektrikalnya saja, bisa saja karena sirkulasi freon tersumbat sehingga tekanan freon terdeteksi selalu tinggi, hal itu akan memicu kipas untuk nyala terus. Hal lainnya, adalah ketika volume air pendingin sangat kurang. Itu akan menyebabkan overheat sehingga kipas radiator akan berputar terus menerus. Jadi saat mendapati masalah kipas elektrik ini berputar terusan, cek dulu bagian non elektrikalnya. Untuk masalah yang menyangkut elektrikal mesin, biasanya lampu cek engine akan menyala dan untuk mengetahuinya perlu discan menggunakan scan tool. – Mengetahui beberapa faktor penyebab kipas radiator mobil nyala terus atau kipas radiator mobil hidup terus. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kipas radiator mobil nyala terus atau kipas radiator mobil berputar terus Kipas radiator dengan visco fan 1. Memang sudah dari pabrikan kipas radiator mobil dirancang untuk nyala terus, ini biasanya juga tergantung konstruksi mesin. Seperti contoh kendaraan-kendaraan yang menggunakan visco fan radiator memang sudah dirancang sedemikian rupa agar kipas radiator nyala terus, berputarnya kipas radiator ini biasanya mengikuti putaran mesin dan untuk kipas radiator dengan visco fan putaran kipas radiator akan sedikit lebih lambat dengan putaran mesin. Beberapa contoh kendaraan yang kipas radiatornya nyala terus adalah kijang, kijang lgx, kijang kapsul, kijang innova, espass, izusu panther, toyota hilux diesel dll. 2. Kipas radiator mobil nyala terus karena kita menyalakan ac mobil, ini biasa ditemukan pada kendaraan yang menggunakan cooling fan elektrik dan ini bertujuan untuk pendinginan kondensor ac agar tidak panas dan ac mobil bisa dingin, hal ini juga bermacam-macam tergantung sistem kelistrikan kipas radiator yang digunakan. Seperti contoh toyota yaris atau keluarga vios, kipas radiator akan nyala terus saat ac hidup atau avanza xenia dan lain-lain. 3. Kipas radiator mobil nyala terus karena kondisi abnormal seperti contoh saat mesin kekurangan air radiator, bisa jadi air radiator yang berada dibagian mesin sudah berkurang 1/3 dari kapasitas maksimal. Hal ini akan menyebabkan terjadi overheat pada silinder head dan memicu sensor temperatur untuk menyalakan kipas radiator elektrik, tetapi karena air radiator kurang, maka air radiator yang ada di mesin tidak bersirkulasi ke radiator. Sehingga suhu atau temperatur mesin akan terus tinggi dan memicu kipas radiator nyala terus. Tanda ini cukup mudah bisa dilihat ketika kipas radiator nyala, sedangkan kondisi mesin panas tetapi angin yang di hembuskan kipas radiator tidak terasa panas. Contoh lain penyebab kipas radiator nyala terus pada rpm rendah atau ketika mesin dibiarkan berputar idle dalam waktu lama, ini terjadi ketika temperatur kerja mesin tercapai atau suhu mesin sudah mencapai 96 derajat celsius. Silakan lihat ulasannya di Artikel Dampak thermostat tidak dipasang pada Avanza/xenia. Gambar sensor suhu pada toyota yaris atau vios limo tahun 2007 Penyebab kipas radiator mobil nyala terus juga bisa diakibatkan oleh masalah kabel atau soket rusak terlepas pada sensor temperatur cairan pendingin mesin atau engine coolant temperature sensor, seperti contoh pada toyota yaris atau vios limo 2007, jika soket sensor temperatur dilepas maka cooling fan radiator akan menyala terus. 4. Kipas radiator mobil nyala terus karena situasi dan kondisi, nah untuk yang ini banyak hal yang bisa digali, contohnya karena kurang pemahaman mekanik ketika kipas radiator mati dan tidak menemukan solusi atas permasalahan kipas radiator mati tersebut akhirnya kipas radiator elektrik yang seharusnya beputar berdasarkan suhu mesin, akhirnya di baypass dengan kunci kontak on. Sehingga begitu kunci kontak on kipas radiator langsung menyala. Contoh lain karena situasi dan kondisi, ketika kipas radiator mati dan diketahui penyebabnya adalah karena ecu rusak, sementara untuk pesan ecu bisa jadi butuh waktu lama, harga juga relatif tidak murah, dan mobil bekas tersebut kebetulan baru beli dan akan dijual lagi, tentu saja penjual kedua tidak mau ambil kerugian dengan membeli ecu yang relatif tidak murah tersebut, sementara disisi lain ada cara yang lebih murah, yaitu dengan cara membuat kipas radiator supaya hidup terus saat kunci kontak on. Atau anggaplah bukan mobil untuk dijual, anggap ini mobil pribadi, tidak sedikit juga yang berpikiran dari pada beli ecu yang relatif tidak murah, kalau ada cara yang lebih murah agar mobil bisa dipakai dan mesin tidak rusak karena overheat kepanasan, solusi sementara bisa di baypass kipas radiator agar kipas radiator nyala terus saat kunci kontak On. Sekali lagi ini tergantung situasi dan kondisi. Itulah beberapa penyebab dan alasan kenapa kipas radiator mobil nyala terus. Seiring berjalannya waktu kalau memang nanti saya bertemu lagi dengan masalah kipas radiator mobil nyala terus, artikel ini akan saya update. Semoga berguna. Update Artikel Kipas Radiator Hidup Terus Kipas radiator hidup terus juga bisa disebabkan oleh karena air radiator tidak bersirkulasi yang bisa disebabkan karena thermostat mesin macet atau pun water pump rusak. Silakan lihat sudah saya tulis terpisah Tanda-tanda Water Pump Rusak. Berapa Lama Kipas Radiator Mobil Nyala - Kita mengetahui beberapa mobil saat ini telah memakai kipas radiator elektrik yang hidup dalam kurun waktu tertentu saja, ini berlainan dengan beberapa mobil sebelumnya yang kipasnya automatis berputar-putar saat mesin menyala. Lalu berapa lama kipas radiator mobil nyala?Hal tersebut rupanya mempunyai tujuan untuk tingkatkan efektivitas performa mesin, karena mesin bisa bekerja dengan maksimal tidak pada temperatur rendah tetapi pada temperatur kerjanya. Temperatur kerja mesin sekitar di antara 70 sampai 90 derajat simpelnya, kipas radiator yang terkadang hidup terkadang mati ditujukan untuk jaga supaya temperatur mesin masih tetap pada temperatur bukan itu saja, karena kenyataannya saat AC dihidupkan juga kipas langsung hidup walau temperatur mesin masih pada dasarnya, kipas radiator akan menyala saat mendapati dua keadaan yakni saat temperatur mesin panas, dan saat AC dihidupkan. Untuk lebih jelasnya terkait berapa lama dan kapan kipas radiator mobil nyala akan diulas lebih dalam pada artikel berikut Kerja Kipas Radiator MobilApabila ingin mengetahui berapa lama kipas radiator mobil nyala, maka perlu dipahami bagaimana prinsip kerja nya. Pada dasarnya, kipas radiator elektrik ini dikendalikan secara penuh oleh Engine Kontrol Unit ECU. Berdasar program yang telah dimasukkan dalam ECU, karena itu Engine kontrol unit berikut yang hendak tentukan kapan kipas radiator harus berputar-putar dan tentukan waktu kapan kipas radiator mobil berputar-putar atau stop, ECU memakai beberapa data dari 2 sensor khusus yakni Engine Coolant Temperature Sensor dan Refrigerant Pressure coolant temperature sensor dipakai untuk menghitung temperatur air pendingin mesin, dan refrigerant pressure sensor dipakai untuk menghitung penekanan cairan refrigerant freon AC pada selang sensor itu terus akan menghitung keadaan secara aktual di mesin dan memberi datanya ke ECU langsung hingga saat terjadi peralihan nilai data, dan data itu masuk pada kelompok "memutar kipas radiator" untuk ECU, karena itu ECU akan selekasnya memerintah kipas radiator ini untuk kita bisa memvisualisasikan jika kipas radiator elektrik ini akan berputar-putar karena dikuasai oleh dua keadaan khusus yakni keadaan temperatur pada air pendingin dan keadaan penekanan freon pada mekanisme AC. Berikut langkah kerja kipas radiator elektrik di saat AC mobil ON dan Saat Suhu Mesin Tinggi AC OFFSaat AC dalam status OFF tidak dihidupkan, karena itu data yang dipakai oleh ECU cuma datang dari Engine Coolant Suhu sensor saja. ECU akan mengawasi data yang dibuat ECT berbentuk nilai tegangan yang selanjutnya akan ditranslate oleh ECU sebagai nilai temperatur air pendingin mesin baru dihidupkan dan temperatur air pendingin mesin masih di bawah nilai temperatur kerja mesin nilai temperatur kerja mesin sekitar antara 85° C sampai 95° C, karena itu kipas radiator tidak temperatur air pendingin mesin bertambah dan ECU membaca jika temperatur air pendingin telah lebih dari 95° C, karena itu ECU akan akan aktifkan relay pertama kali yang mempunyai kecepatan rendah. Sekarang ini kipas radiator akan berputar-putar pada kecepatan temperatur air pendingin mesin semakin meningkat, ECU akan aktifkan relay ke-2 yang mempunyai kecepatan tinggi. Makin tinggi kenaikan temperatur air pendingin mesin, makin kuat juga kipas radiator akan temperatur mesin turun dan kembali ada pada temperatur 85° C sampai 95° C, karena itu secara automatis ECU akan hentikan perputaran pada kipas radiator hingga kipas stop berputar-putar. Kipas ini akan balik berputar-putar saat temperatur mesin telah melewati temperatur kerja mesin. Demikianlah proses kerja kipas radiator mobil di saat AC mobil dalam status OFF tidak dihidupkan.2. Saat AC mobil dalam status ON [/H3]Saat AC mobil dalam status ON dihidupkan, karena itu ada dua sensor yang hendak memengaruhi kapan kipas radiator mobil berputar-putar, yakni ECT sensor dan Refrigerant pressure sensor. Ke-2 sensor ini akan mengirim masing-masing data ke arah Engine Kontrol Unit ECU.Saat AC mobil hidup, karena itu penekanan refrigerant pada selang bertekanan akan bertambah, di tempat lain, ECU akan membaca signal dari kipas blower. Saat ECU membaca sinyal-sinyal ini dan menterjemahkannya sebagai pertanda jika mekanisme AC di mobil sedang bekerja, karena itu ECU akan memerintah kipas radiator untuk dari kipas radiator berputar-putar ini adalah untuk turunkan temperatur dan penekanan cairan refrigerant yang ada dalam kondensor AC, di mana kita kenali jika kondensor AC sering ditempatkan di bagian depan radiator penekanan refrigerant pada kondensor AC dan selang bertekanan turun, ini akan membuat sensor jadi OFF, mengakibatkan ECU akan mengenhentikan perputaran kipas radiator mobil. Kipas radiator akan balik berputar-putar saat penekanan refrigerant kembali karena itu, walau saat temperatur mesin kurang dari temperatur kerja mesin normal, kita dapat mendapati jika kipas radiator akan berputar-putar. Ini terjadi karena ada penekanan pada cairan refrigrant yang aktifkan sensor satunya dampak bikin rugi yang muncul saat menghidupkan AC saat keadaan mesin belum juga panas kipas radiator belum berputar-putar karena temperatur kerja mesin yang normal adalah bahan bakar jadi lebih boros. Maka dari itu, untuk mengirit pemakaian bahan bakar, sebaiknya tidak untuk menghidupkan AC saat sebelum temperatur mesin capai temperatur kerja normal yang diikuti oleh berputar-putarnya kipas Lama Kipas Radiator Mobil Nyala?Dari ulasan cara kerja diatas maka dapat kita pahami berapa lama kipas radiator mobil nyala tergantung dari sensor suhu dan tekanan freon. Selama suhu mesin dan tekanan freon masih diambang atas toleransi maka ECU akan secara terus menerus mengirimkan sinyal ke bagian kipas agar tetap bekerja untuk proses ini juga dipengaruhi dari kondisi mesin dan suhu disekitar. Tentunya kendaraan yang dipakai dalam jangka waktu yang lama juga akan mempengaruhi berapa lama kipas radiator mobil nyala. Namun tentunya efisiensi mesin juga sudah dihitung berdasarkan settingan yang ada di adalah ulasan terkait berapa lama kipas radiator mobil nyala. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan. JAKARTA, - Menjaga kondisi mesin dengan suhu kerja ideal merupakan salah satu yang patut diperhatikan dan dipertahankan. Sebab, bila bagian ini terlalu panas hingga overheat, bisa menimbulkan masalah. Aftersales Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara menyatakan, untuk mengetahui ciri-ciri kipas radiator lemah yang harus segera diperbaiki tak sulit. Terkhusus, pada mobil yang sudah berusia tua."Jadi sebenarnya masalah overheat bisa dicegah lebih dini," katanya dalam keterangan tertulis, Senin 29/11/2021. Baca juga Mana yang Lebih Penting Saat Membuat SIM, Tes Praktik atau Psikotes? SHUTTERSTOCK Ilustrasi mesin overheat Ada berbagai ciri yang dapat pengemudi rasakan bila kipas radiator mulai lemah. Satu di antaranya, kinerja air conditioner AC menjadi kurang dingin atau menurun dari biasanya. "Banyak orang berpikir bahwa masalah ini disebabkan oleh freon AC yang mulai habis. Padahal tidak hanya itu saja. AC kurang dingin juga bisa disebabkan kipas radiator yang mulai melemah," kata dia. Kipas radiator berguna untuk mendinginkan kondensor AC. Kecepatan kipas radiator dapat memengaruhi suhu freon setelah hembusan kipasnya ternyata lemah, maka secara otomatis, kinerja pendinginan freon menjadi kurang maksimal. Inilah yang membuat AC jadi kurang dingin. Ciri lain, mesin menjadi ngelitik alias k engine knocking, Masalah ini terjadi karena ada pre-ignition. Ketika pre-ignition ini terjadi, berarti bisa disebabkan oleh suhu mesin yang terlalu tinggi. Kondisi ini yang memicu terjadinya pembakaran dini sehingga menimbulkan suara ketukan atau ngelitik. Baca juga Persediaan Cip Semikonduktor untuk Otomotif Mulai Naik Dok. DAM Ilustrasi ganti air radiator motor Honda "Salah satu ciri yang sangat nyata menjadi bukti dari kipas radiator lemah ialah mesin overheat. Itu terjadi karena sistem pendinginan mesin sama sekali tidak mampu dalam mengurangi suhu mesin yang terus meningkat," kata Imansyah. Untuk mendeteksi kipas radiator yang mulai melemah, pemilik bisa lakukan langkah sebagai berikut 1. Hidupkan mobil lalu nyalakan Sekarang keluar dari mobil lalu buka kap Di dalam kondisi ini, kipas pendingin dapat hidup dalam interval tertentu saja. Artinya, kipas tidak selalu hidup. Selain itu hembusan kipas juga tidak terlalu Sekarang putar selektor suhu AC ke tingkat paling dingin, lalu amati kinerja Seharusnya putaran kipas lebih lama, lebih cepat, dan hembusan angin cukup besar. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Kipas Radiator Mati – kipas pendingin yang terletak dibelakang radiator berfungsi untuk mendinginkan air pendingin melalui radiator. Dalam hal ini, cooling fan tentu memiliki tugas cukup penting pada sistem pendingin. Namun ada masalah dimana kipas pendingin berhenti berputar atau mati, apa penyebabnya ? img by Secara umum ada dua macam kipas radiator, yakni kipas konvensional dan kipas elektrik. Kipas konvensional merupakan jenis kipas dengan penggerak drive belt dari mesin. Sehingga ketika mesin hidup secara otomatis kipas akan selalu hidup. Kipas jenis ini dapat anda temui pada mobil-mobil diesel seperti fortuner atau pick up. Kipas elektrik merupakan jenis kipas dengan penggerak elektrik. Kipas elektrik ini, tidak berhubungan dengan putaran mesin sehingga kinerja kipas berlangsung mandiri tanpa pengaruh putaran mesin. Pada kipas elektrik, putaran akan terjadi ketika suhu air mulai panas. Anda bisa menemui jenis ini pada hampir mobil bensin seperti MPV dan Hatcback. Baik tipe konvensional atau elektrik pasti berpotensi mengalami kegagalan cooling fan atau mati. Hanya saja pada kipas jenis elektrik memang putarannya tidak menentu, kadang begitu mesin start kipas bisa langsung hidup dan bahkan perlu setengah jam untuk menunggu kipas pendingin hidup. Untuk itu, jika masalah kipas mati ini ada pada mobil dengan sistem kipas elektrik maka pastikan anda memahami hal dibawah. Kipas Pendingin Elektrik Hidup Hanya Ketika Terdapat Input Untuk Berputar Dari pernyataan diatas bisa kita simpulkan bahwa perlu input dari ECU untuk menghidupkan kipas. Jika anda menyalakan mesin dengan kondisi AC masih hidup seharusnya kipas langsung berputar. Sebaliknya, jika anda menyalakan mesin dalam keadaan dingin dan AC off maka bisa berlangsung hingga setengah jam hingga kipas menyala. Mengapa ? karena kondisi mesin masih dingin sekitar 20 hingga 25 derajat maka perlu waktu agar mesin mencapai suhu kerjanya pada 90 derajat celsius. Sehingga sebelum suhu mesin mencapai 90 derajat celsius anda jangan mengeluhkan tentang kipas mati karena memang belum waktunya kipas menyala. Setelah memahami hal diatas, baru kita akan membahas apa saja yang mempengaruhi kinerja kipas sehingga bisa menimbulkan disfungsi kipas. Disfungsi ini bisa berwujud kipas tidak hidup atau bahkan kipas yang nyala terus meski mesin mati. Penyebab Kipas Pendingin Tidak Berputar img by 1. Drive belt Putus Penyebab pertama sering dialami kipas radiator tipe konvensional, yang digerakan oleh sebuah drive belt. Salah satu hal yang menyebabkan drive belt kipas putus adalah karena terdapat percikan oli pada permukaan belt. Sabuk yang terbuat dari karet ini bersifat kering, jika ada pelumas baik oli mesin atau oli power steering tumpah ke permukaan sabuk maka bisa menyebabkan drive belt slip. Hal ini tentu akan mengakibatkan panas yang bisa menggerus habis karet sabuk. Sehingga drive belt putus dan bukan hanya kipas radiator, melainkan komponen seperti pompa power steering dan altenator juga tidak berfungsi. 2. Sekering Kipas Putus Fuse atau sekering fungsinya sebagai pengaman suatu rangkaian elektrikal. Jika terdeteksi ada arus berlebihan yang mengalir melewati fuse maka sekering akan terputus. Saat sekering putus maka rangkaian jadi terputus dan jika rangkaian tersebut merupakan rangkaian kipas pendingin maka kipas akan mati. Jika anda mengecek fuse fan kemudian ditemui putus, maka jangan segera diganti dengan yang baru karena jika anda menggantinya dengan fuse cadangan dengan kapasitas sama maka fuse bisa kembali terputus. Mengapa ? fuse tidak akan terputus jika aliran arus stabil, jika ada aliran berlebih maka itu menandakan ada yang tidak beres pada rangkaian elektrikal, dalam hal ini short to ground menjadi penyebab paling sering. Sebelum anda mengganti fuse kipas dengan yang baru, pastikan untuk mengecek rangkaian kipas apakah ada yang terbakar. Dan jangan pernah mengganti fuse dengan kapasitas lebih tinggi, karena jika ada aliran arus yang besar maka bisa membakar rangkaian elektrikal kipas. 3. Kabel Kipas Putus Terkadang hal yang diduga juga muncul, termasuk kabel yang putus. Hal ini bisa saja diakibatkan ada tikus yang masuk ke ruang mesin dan menggerogoti kabel elektrikal mesin, apalagi jika mobil anda terparkir dipinggir jalan dekat selokan maka anda perlu waspada dengan kehadiran tikus pada ruang mesin. Jika kabel ini putus maka anda hanya perlu menyambungkan kembali menggunakan bantuan selotip sebagai isolator. Namun, jika hal ini terjadi maka anda perlu melakukan beberapa cara agar tikus tidak masuk ke ruang mesin karena jika yang digigit itu kabel sensor mesin maka mesin bisa tidak karuan kinerjanya. Dan jika sensor memiliki sambungan maka pembacaannya bisa tidak akurat. 4. Resistor Didalam Kipas Putus Masalah ini terjadi ketika kondisi fuse dan rangkaian kipas normal namun kipas tidak mau hidup bahkan ketika AC dinyalakan. Masalah lain yang timbul adalah kipas hidup namun langsung berputar pada kecepatan tinggi dalam waktu singkat. Hal ini bisa menandakan ada permasalahan didalam kontrol kipas. Secara umum ada dua hinga tiga kecepatan kipas pendingin. Kecepatan pertama akan dilewati pada dua buah resistor, kecepatan kedua dilewatkan pada satu resistor dan kecepatan ketiga tidak dilewatkan resistor. Jika resistor tersebut terbakar atau meningkat resistansinya otomatis kecepatan satu dan dua jadi tidak berfungsi. Solusi untuk masalah ini yakni penggantian, baik penggantian unit resistor maupun penggatian satu unit kipas pendingin. Disarankan apabila mobil anda masih dalam kurun waranty, klem saja masalah ini pada dealer tempat anda membeli mobil. 5. Sensor Air Pendingin Bermasalah/terlepas Sensor air pendingin atau dikenal dengan ECTs Engine Coolant Temperature sensor berfungsi untuk mendeteksi suhu air pendingin. Cara kerja sensor ECT yakni dengan memanfaatkan sebuah thermister yang memiliki nilai tahanan berubah sesuai dengan suhu sekitar. Jika diberikan tegangan reverensi 5 volt maka tegangan output yang melewati thermister bisa dibawah 5 volt berubah-ubah tergantung panas air pendingin. Tegangan output ini dikirimkan sebagai sinyal pembacaan suhu air pendingin untuk menyalakan kipas pendingin. Jika thermister pada sensor rusak maka tegangan output bisa 0 bahkan 5 volt, jika ECU menerima tegangan balik pada angka tersebut maka ECU akan mendeteksi ada kerusakan pada rangakain elektrikal sistem pendingin. Sehingga untuk menghindari overheat ECU akan memberi perintah agar kipas selalu menyala meski mesin dalam keadaan mati kecuali kunci kontak diputar posisi OFF. Ini akan menimbulkan masalah berupa kipas yang nyala terus. Solusinya, anda perlu cek sensor ECT apakah terputus atau bahkan rusak. 6. Sensor Tekanan AC bermasalah/terlepas Refrigerant pressure sensor juga sama prinsipnya dengan sensor ECT hanya saja, yang diukur tekanan refrigerant bukan suhu. Jika tegangan balik dari sensor ini ada pada angka 0 dan 5 volt maka ECU akan mendeteksi ada kerusakan pada kelistrikan AC. Untuk menghindari overpressure pada sistem AC, maka ECU akan memerintahkan cooling fan untuk tetap hidup meski mesin mati. Masalah ini terjadi karena sensor terlepas atau ada kerusakan pada rangkaian sensor. Demikian artikel singkat mengenai penyebab kipas radiator tidak berputar, semoga bisa menambah wawasan kita dan bermanfaat bagi kita semua.

berapa lama kipas radiator mobil nyala